Urgensi dan Nilai Bulan Dzulqa’dah

Salah satu nama bulan Hijriyah yang sering kali kurang diperhatikan adalah bulan Dzulqa’dah. Sebenarnya bukan hanya bulan Dzulqa’dah saja tapi semua nama bulan yang bersifat Hijriyah. Hanya orang-orang yang tinggal dipelosok desa yang sering menyebutnya dengan istilah bulan jowo (Suro, Sapar, Mulud, Ba’do Mulut dll). Tidak seperti bulan lainnya, para ulama sering menyebutkan keistimewaan bulan-bulan tertentu seperti Rajab, Ramadhan, Sya’ban dan lain sebagainya adalah bulan yang umum dibicarakan dalam setiap khutbah dan ceramahnya. Namun jarang sekali yang menyinggung keutamaan bulan Dzulqa’dah yang secara posisi mempunyai hak yang sama untuk disebut sebagai nama-nama bulan. Setiap bulan mempunyai nilai dan arti tersendiri juga cara bersikap dan berbuat sesuatu selalu berbeda dari setiap bulannya. Ada perbuatan yang dianjurkan untuk dilakukan dan ibadah yang diamalkan seperti berkorban pada bulan Dzul Hijjah, wajib puasa dibulan Ramadhan dan sebagainya. Dan ada juga perbuatan yang mempunyai nilai larangan yang harus dihindari dalam bulan tersebut dimana manusia tidak diperbolehkan melakukan aktifitas apapun sekalipun bernilai ibadah. Misalnya, dilarang puasa pada tanggal 1 Syawal dan Dzul Hijjah.

Sejarah Dzulqa’dah
Puncak dari musim panas itu terjadi pada bulan Juli, pada musim ini masyarakat lebih senang duduk duduk dari pada bepergian, maka dari itu dinamakan bulan DZUL QOIDAH diambil dari kata QO’ID yg berarti duduk.

Nilai Manfaat Dzulqa’dah
Pada asasnya setiap perbutan yang baik yang dilakukan seseorang dimanapun dan kapanpun mempunyai akibat yang sama, begitu juga dengan perbuatan yang tidak baik. Ada adagium : Barang siapa bertanam jagung akan mengunduh (panen) jagung, tidak mungkin panen tebu. Ini sebuah teori alam yang kita sebut sebagai sunatullah, yang biasa sering orang bilang “sudah dari sononya”. Dari ijtihad para Ulama, ternyata ada sesuatu hal lain dimana tidak setiap rahasia Allah diketahui oleh semua manusia, seperti halnya lautan yang dijadikan tinta untuk (menulis) kalimat Allah niscaya habislah lautan itu sebelum habis kalimat-kalimat Allah (QS. al-Kahfi : 109). Artinya ada sesuatu yang rasional menurut kemampuan otak manusia dan ada juga sesuatu yang irasional menurut logikanya tapi harus meyakininya bahwa itu adalah rasional dari qadrat Allah.

Seperti fadhilah (keistimewaan) bulan Dzulqa’dah yang disebutkan dalam Kitab Mafatihul Jinan karya Abu Abdullah-Isa al-‘Asyur bahwa Shalat pada hari Ahad di Bulan Dzulqa’dah mempunyai banyak manfaat diantaranya yang utama adalah diterima taubatnya, diampuni dosanya, mati dalam keadaan iman, dilapangkan kuburnya, diluaskan rizkinya, ditolong Malaikat ketika meninggal dunia, dikeluarkannya ruh dari jasadnya dengan mudah dan lain sebagainya. Ibnu Thawus meriwayatkan dalam hadits bahwa bulan Dzulqa’dah merupakan bulan dimana doa dikabulkan.

Ibadah yang diamalkan
Dianjurkan agar sebelum melakukan ibadah (pada hari Ahad) mandi terlebih dahulu, berwudlu lalu shalat 4 raka’at. Membaca bacaan Hamdalah (1 kali), Surat al-Ikhlas (3 kali), Mu’awidzatain (1 kali), dan Istighfar (70 kali). Kemudian berdoa :

يا عَزيزُ ياغَفّارُ اغْفِرْ لي ذُنُوبي وَذُنُوبَ جَميعِ المؤمِنيَن وَالْمُؤمِناتِ فَاِنّهُ لا يَغْفِرُ الذّنُوبَ إلاّ اَنْتَ .
Ya ‘Aziz ya ghaffar, ighfirlii dzunubii wa dzunuba jami’il mu’minin wal mu’minat fainnahu laa yaghfirud dzunuba illa anta.
Amalan lain adalah Shalat Dhuha 2 rakaat dengan membaca Hamdalah (1 kali) dan Surat as-Syams (5 kali) kemudian setelah salam membaca doa :
يا مُقيلَ العَثَراتِ اَقِلْني عَثْرَتي، يا مُجيبَ الدّعَواتِ
اَجِبْ دَعْوَتي، يا سامِعَ الَاْصْواتِ اِسْمَعْ صَوْتي وَارْحَمْني وَتَجاوَزْ عَنْ سَيّئاتي وَما عِنْدي يا ذَا الْجَلالِ وَالكْرامِ.
Ya muqil al-‘atsarat aqilnii ‘atsaratii, ya mujiba ad-da’awaat ajib da’watii, ya sami’a al-aswat isma’ shautii war hamnii wa tajawaz ‘an sayyiatii wamaa ‘indii ya dzaljalali wal ikram.

Published on November 28, 2008 at 3:42 am  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: http://mase80.wordpress.com/urgensi-dan-nilai-bulan-dzulqadah/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: